What to do in Helsinki in winter with kids

Compared to other capital cities in Scandinavia, Helsinki is the most modest and the cheapest. But still, it’s expensive for family who comes from the third world country. Ha ! Unlike Copenhagen or Stockholm, not many interesting places you can visit with kids. You need to go to suburb in order to have more options. Nevertheless, Helsinki is interesting to visit with kids, especially in winter.

Setelah bermalam di kapal ferry dari Stockholm, Swedia, tibalah kami di pelabuhan Olympia Terminaal. Sebuah pelabuhan yang tidak terlalu besar namun melayani penyebrangan antar negara. Helsinki merupakan kota pelabuhan. Ada sekitar 6 pelabuhan di Helsinki yang melayani penyebrangan ke negara tetangga Swedia, Estonia, dan Latvia.

Helsinki di musim dingin seperti saat itu memiliki tantangan tersendiri. Temperatur udara yang selalu di bawah nol membuat kami, orang-orang dari negara tropis, harus menutupi tubuh dengan baik dengan benar. Alas kaki pun harus memakai thermal boots dengan snow grip di bawah nya supaya tidak licin. Salju yang bercampur dengan hamparan es di atas aspal membuat jalanan licin. Banyak snow grip khusus untuk sepatu yang dijual terpisah. Untunglah saat itu, kami sudah berbekal sepatu boots yang mantap dibawa dari Jakarta.

So here are what we do during our winter trip in Helsinki :

  • Visit market square

Olympia Terminal, pelabuhan tempat kapal ferry kami merapat letaknya tak jauh dari market square yang ada persis di depan gedung Senate. Market square berada di outdoor dengan pemandangan menghadap ke pelabuhan. Di dekat sini, ada beberapa spot terdekat yang menarik dikunjungi. Allas Sea pool, kolam renang outdoor di pinggir pelabuhan yang sangat populer di Helsinki dengan ferris wheel atau bianglala besar dengan Sky Sauna, juga berada di dekat sini.

Market square ini ramai menjelang natal dan tahun baru. Barang-barang yang dijual biasanya khas kerajinan lokal atau seouvenir seperti magnet kulkas, gantungan kunci, dan sebagainya. Banyak anak-anak yang diajak orangtua nya melihat-lihat pasar ini. Tak hanya menjual kerajinan lokal dan suvenir, di sini juga tampak beberapa pop up kafe yang menjual makanan tradisional finlandia beserta minuman hangatnya.

Selesai meletakkan koper-koper di penginapan kami di Katajanokka, sekitar 20 menit naik tram dari Olympia terminaal, kami langsung menuju market square. Sekalian makan siang dengan menu makanan khas Helsinki.

  • Experience local food : lohikeitto (finish salmon soup), riisipuro (finish rice porridge), muikku (fried vendace fish)

Ada tiga makanan khas Finlandia yang sempat kami cicipi di Market Square. Semuanya cocok untuk lidah orang asia seperti kami.

Finnish Salmon Soup
Lohikeitto, finnish salmon soup

Finnish salmon soup hangat ini pas sekali dimakan saat musim dingin. Soup salmon ala finlandia menggunakan campuran susu atau heavy cream sehingga membuat rasanya gurih. Di dalamnya juga terdapat potongan kentang dan wortel serta taburan daun bawang dan daun adas yang membuat rasanya semakin lezat.

Rice porridge
Riisipuro, finnish rice porridge

Rice porridge atau dikenal juga sebagai rice pudding ini adalah bubur nasi padat dengan rasa yang manis karena dimasak dengan susu, heavy cream, gula ditambah topping bubuk kayu manis yang menguatkan rasa. Rice porridge ini cocok banget untuk anak-anak. Zola saja sampai ketagihan.

IMG_0943
Muikku, fried vandace

Fast food ala finlandia ini enak dimakan untuk camilan. Kami memesannya sebagai appetizer sebelum kami menikmati salmon soup dan rice porridge. Cara memasaknya pun mudah, hanya tinggal digoreng saja dengan minyak panas yang banyak. Ikan vendace goreng ini dimakan dengan cocolan mayonnaise. Paling enak lagi jika ditambah saos sambal. Ah, Indonesia banget ! ๐Ÿ™‚

  • Explore the city and its historical buildingย 

Eksplor kota Helsinki sangatlah mudah. Kota ini lebih kecil dibandingkan dengan ibu kota di negara scandinavia lainnya. Transportasi publik nya juga amat mudah, seperti halnya di kota lain di Eropa. Kami mengeksplor kota Helsinki dengan ย berjalan kaki. Jika lelah, baru kami naik tram atau metro bawah tanah. Beberapa historical building yang kami lewati di antaranya Uspenski Cathedral, Helsinki Cathedral, Suomenlinna Fortress, Kluuvi Shopping center, dan Senate Square. Semua itu tidak begitu jauh ditempuh dari tempat kami menginap di daerah Katajanokka.

  • Try traditional sauna and ice swimming

Ketika pertama kali melihat orang-orang yang asik berenang di kolam renang Allas Sea Pool yang bersebelahan dengan pelabuhan Olympia Terminaal, saya berpikir orang-orang finlandia ini agak ‘gila’. Sementara kami yang berpakaian lengkap dan berlapis ala winter saja masih merasa kedinginan dan tidak mungkin rasanya nekat mencopot semua lapisan, menggantinya dengan hanya selembar baju renang lalu nyemplung di ruangan terbuka dengan suhu di bawah 0 derajat. Namun ternyata, tantangan seperti inilah yang membuat mereka bisa bertahan di musim dingin yang panjang dan suram. Ini semacam hiburan bagi mereka sekaligus relaksasi otot-otot, karena begitu selesai melakukan aktivitas ini, perasaan happy dan nyaman akan muncul. Katanya sih begitu.

Selesai nyemplung di kolam air dingin atau es, mereka akan menghangatkan tubuh kembali di dalam sauna. Masyarakat finlandia dikenal sangat gemar bersauna. Nyaris hampir di setiap rumah memiliki sauna pribadi. Sauna untuk publik pun tersebar di mana-mana.

Jadi, kalau mau mencoba aktivitas seperti orang lokal, cobalah nyemplug di kolam air dingin atau es di ruangan terbuka, lalu lanjutkan dengan bersauna. Sayangnya, waktu itu kami belum berani. Mungkin lain kali, kami akan mencobanya. Pertama-tama, cobalah diย Allas Sea Pool, kolam renang terbuka populer di Helsinki, Finlandia. Kalau masih penasaran ingin yang lebih, bisa mencobanya di danau ber-es di pinggiran Helsinki. Ada lebih dari 200 danau untuk merasakan sensasi nyemplung di kolam es.

Baca juga :

  • Go to the Suomenlinna Fortress through frozen sea

This is a must-visit when you’re in Helsinki. Pulau ini merupakan pulau bersejarah saat Finlandia masih menjadi bagian dari Swedia karena dulunya ini merupakan pulau pertahanan dari tentara Soviet. Karena itulah, begitu sampai di pulau ini, sebuah benteng pertahanan panjang menyambut kami.ย Di pulau ini juga tinggal beberapa ribu penduduk lokal. Banyak rumah-rumah yang ditempati penghuni berdampingan dengan museum dan restoran.

Untuk mencapai Suomenlinna bisa berangkat dari pelabuhan di dekat Market Square persis tak jauh dari Allas Sea Pool. Ferry berangkat setiap 20 menit sekali dan perjalanan membutuhkan waktu sekitar 10 menit.

Ketika musim dingin dan laut membeku, perjalanan menuju pulau ini akan menjadi sensasi sendiri karena kita bisa melihat kapal ferry berjalan membelah es. Sayangnya saat kami ke sana, air laut tidak membeku dan kapal bisa menyebrang seperti biasa. Kira-kira suasanya seperti video yang saya dapatkan dari youtube ini.

Buat anak saya, Zola, datang ke pulau ini memiliki kesan tersendiri karena di sini ia bisa melihat koleksi-koleksi tentara Soviet, Swedia dan Finlandia di museum militer. Bahkan kami bisa juga mencoba berfoto dengan mengenakan baju tentara asli yang pernah dipakai saat perang dunia lalu.

Military Museum's Manege
Berfoto dengan baju-baju yang pernah dipakai tentara Swedia dan Finlandia saat perang dunia

Selain museum perang, masih banyak lagi pilihan museum yang bisa dikunjungi juga kafe-kafe dan restoran untuk menghangatkan diri di musim dingin. Kami sempat juga mendatangi Toys Museum yang menyimpan bermacam koleksi mainan anak-anak eropa masa lalu. Sayangnya karena saat itu musim dingin dan matahari tenggelam lebih cepat, museum dan restoran pun tutup lebih cepat. Jadi hanya dua museum yang bisa kami kunjungi.

Where to stay in Helsinki ?

Dari pengalaman kami menginap di hotel ataupun apartemen di manca negara, apartemen di Helsinki merupakan apartemen termewah yang pernah kami tempati. Bukan karena interior apartemen nya yang mewah atau harga nya yang paling mahal, tapi karena apartemen ini memiliki sauna pribadi. Bagi kami ini mewah, tapi bagi warga finlandia, memiliki sauna pribadi adalah hal biasa. Masyarakat Finlandia sangat gemar bersauna, jadi tak heran kalau hampir di setiap rumah pasti ada sauna pribadi.

Apartemen ini terletak di area Katajanokka, sekitar 20 menit naik tram dari Olympia Terminal dan Market Square, juga 10 menit jalan kaki dari Katajanokka Terminal yang merupakan terminal kapal Viking Line yang membawa kami ke Talinn, Estonia. Area nya masih dekat city center dan cukup nyaman.

This slideshow requires JavaScript.

Meskipun tidak seseru di Copenhagen, Denmark atau Abisko dan Stockholm di Swedia, perjalanan kami ke Helsinki tidak mengecewakan sama sekali. Tetap ada pengalaman menarik dan menyenangkan yang bisa diambil dari sini.

Happy traveling ! ๐Ÿ™‚

Advertisements

2 Comments Add yours

  1. Sartenada says:

    Okay, Helsinki is Helsinki, but real Finland is outside it. The town called Oulu offers winter fun for kids free!!!

    Winter fun for children3

    For adults Oulu offers reindeer races free for everyone!!! This experience is unique in the world and it is once in the life time experience!!!

    Reindeer race

    So, why visit the capital, because most best experiences are elsewhere. That is why my blog has given information during the years.

    Happy and safe travels!

    Like

    1. Sheika Rauf says:

      Great photos and story ! ๐Ÿ˜

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s