Menginap di ‘Kastil’, La Rochette, sebuah kota cantik di pinggiran kota Paris, Prancis

Kastil emak, begitu kami menyebut sebuah rumah cantik milik seorang sahabat yang sudah kami anggap seperti keluarga kami sendiri. Dulu saat masih jadi mahasiswa bersama suami dan tinggal sebagai keluarga kecil dengan bayi Zola di Paris, kami sempat menumpang di rumah mba Emma (yang akrab dipanggil emak) dan Pak Franck Lavigne (kakek Londo nya Zola) selama sebulan lebih. Waktu itu kami tak tau ke mana harus tinggal, maka Emak dan kakek Londo membukakan pintu rumahnya untuk kami. Rumahnya bukan cuma tempat berteduh untuk kami, tapi banyak mahasiswa lain yang ditampung emak dan kakek londo, sampai kami pun berdoa semoga Emak dan Kakek Londo suatu hari nanti memiliki rumah besar dan bisa menampung lebih banyak orang.

Pada suatu ketika, Emak dan Kakek Londo pun tak sengaja, tak diduga, dan tak direncanakan berjodoh dengan sebuah rumah cantik di La Rochette, area pinggir kota Paris. Semuanya terjadi tiba-tiba dan begitu saja, seperti gaya Emak dan Kakek Londo yang kami kenal, selalu penuh kejutan. Gaya hidup itu pun sepertinya menular pada kami.

Dari sebuah rumah yang hanya memiliki sebuah kamar tidur dan sebuah ruang tamu di lantai bawah plus kamar tidur di loteng, ke sebuah rumah besar bergaya arsitektur anglo-normand dengan sembilan kamar tidur plus basement dan pavilion persis di sebelah rumah. “Kalian harus nginap di sini ya kalau ke Paris nanti,” kata Emak dengan suara antusias seperti biasanya.

Maka di sinilah kami menginap untuk plesiran akhir tahun ke Eropa ini, kastil emak. Rumah yang nyaman dan keren banget, ditambah pemiliknya yang seru dan asik. Dengan adanya rumah ini, Emak bukan hanya bisa menerima tamu keluarga, mahasiswa atau kerabat yang datang menginap, namun juga orang lain yang sama sekali asing. Sekarang Emak dan Kakek Londo berbisnis guest house atau homestay untuk siapapun yang ingin jalan-jalan ke Paris dan sekitarnya. Kamarnya ditawarkan lewat booking.com, airbnb.com dan website apakabar-homestay.fr.

Kastil La Rochette
Kastil Emak

Lokasi rumahnya sendiri berada di area La Rochette, dekat dengan stasiun Melun. Dari stasiun tengah Paris Gare de Lyon dan Gare du Nord ke stasiun Melun membutuhkan waktu sekitar 40 – 50 menit. Rumah ini memiliki tiga kamar tidur untuk disewakan dan sebuah apartemen dengan dua kamar tidur di sebelah rumah, yang semuanya bernuansa Indonesia.

  • Kamar Jawa

Kamar Jawa memiliki nuansa khas Jawa dengan nuansa coklat. Ada foto candi borobudur, foto patung Budha juga patung Budha di kaki lampu. Tak lupa juga sentuhan kain batik di atas tempat tidur yang menambah rasa Jawa. Di dalam kamar memiliki kamar mandi dengan shower air hangat. Dari kamar sini, tamu bisa memandang pemandangan kota dari balik jendela dengan penutup otomatis yang bisa dikendalikan dari dalam.

view dari kamar jawa

Kamar Lombok

Kamar Lombok pun memiliki rasa lombok sesuai tema nya dengan nuansa keunguan. Di kamar ini terdapat lukisan pemandangan lombok yang cantik. Dari kamar, tamu juga bisa melihat pemandangan kota dengan jendela yang bisa dibuka tutup otomatis dari dalam. Kamar mandi dengan shower air hangat tersedia di dalam.

kamar lombok

Kamar Borneo

Di kamar Borneo, nuansa khas Kalimantan juga terasa dengan dekorasi kamar yang didominasi kayu dan pernak-pernik yang diimpor langsung dari Indonesia. Di kamar ini pun tersedia kamar mandi dalam dengan shower air hangat. Jika letak kamar jawa dan kamar lombok berada di lantai dua, maka kamar borneo ini terletak di lantai tiga. Dari kamar borneo di lantai tiga para tamu yang menginap juga bisa melihat pemandangan kota.

162090723

Apartemen untuk keluarga

Selain tiga kamar yang berada di dalam rumah, tamu yang membawa keluarga bisa menginap di apartemen yang menempel persi di sebelah rumah emak. Apartemen ini berukuran 60 meter persegi dengan dua kamar tidur di dalam. Seperti apartemen pada umumnya, di sini tersedia fasilias dapur beserta peralatannya, alat makan, microwave, mesin cuci, dan lain sebagainya. Tentu saja, Untuk tamu yang datang rombongan hingga bertujuh, pas banget menginap di apartemen ini. Lebih private dan lebih lengkap fasilitasnya. Dari apartemen menuju kastil Emak terdapat akses masuk langsung ke dalam kastil.

This slideshow requires JavaScript.

Di mana-mana ada sentuhan Indonesia

Dari luar, rumah ini tampak serupa dengan rumah-rumah di sekitarnya. Daerah di sini memang bisa dibilang daerah elit. Rumah-rumahnya berukuran besar seperti kastil-kastil mini. Namun jika sudah masuk ke dalam ApaKabar Homestay milik emak, nuansa Indonesia terasa banget. Dari keramahan tuan rumah, dekorasi di dalam rumah hingga sajian makanan khas Indonesia.

Nuansa ruang makan dan ruang tamu dipilih warna merah putih yang melambangkan bendera Indonesia. Sementara ruang duduk di koridor setiap lantai pun, emak memasang pajangan kayu yang dibawa langsung dari Indonesia.

Setiap pagi, sarapan ala Prancis sudah disediakan, croissant, pain aux chocolats dan pattisserie lainnya beserta pilihan minuman teh dan kopi. Lumayan banget untuk memulai hari, daripada jajan di luar. Bagi tamu yang rindu dengan masakan Indonesia dan ingin sekali menyantapnya untuk sarapan, makan siang atau makan malam, emak bisa menyediakannya. Yang penting harus diberitahukan dulu sebelumnya dan tentu saja ada biaya tambahan.

Tempat parkir tersedia luas untuk tamu yang membawa mobil. Halaman kastil ini bisa menampung hingga 8 mobil. Sementara waktu check in dan check out nya juga amat sangat fleksibel bisa disesuaikan dengan jadwal tamu, jika tidak ada tamu lain yang sudah menunggu.

Ada apa saja di sekitar area La Rochette ?

Situs pariwisata yang populer di sekitar daerah sini adalah chateaux atau kastil-kastil cantik peninggalan jaman Kerajaan Prancis. Saat kami menginap di kastil emak, kami sempat mengunjungi kastil fontainebleau dan kastil vaux le vicompte. Sayangnya kami datang sudah terlalu sore dan kastil sudah mau tutup. Jadi kami hanya berfoto dari depan kastil saja, tidak masuk ke dalam.

Kastil Fontainebleau merupakan salah satu kastil terbesar di Prancis. Dulunya kastil ini pernah ditinggali oleh Raja Louis VII hingga Napoleon III. Konon katanya di daerah Fontainebleau inilah raja-raja menyalurkan hasrat berburu mereka karena hutan-hutan di daerah ini memang cukup lebat dan tetap dijaga hingga sekarang.

Letak Fontainebleau dari kastil emak hanya 15 menit naik mobil. Jika naik kereta, dari Gare de Melun stasiun terdekat menuju stasiun Fontainebleau Avon sekitar 20 menit, lalu lanjut jalan kaki 30 menit menuju kastil Fontainebleau.

Chateau Fontainebleau

Jangan salah kira ya, ini bukan rumah kami 😀

Favorit kami sekeluarga adalah kastil Vaux le Vicomte. Bukan hanya kastil nya yang cantik, namun jalan menuju ke sana juga tak kalah cantik. Kastil ini dibeli oleh Nicolas Fouquet, seorang anggota parlemen Prancis yang berusia 26 tahun, pada tahun 1641. Fouquet pernah menjabat sebagai salah satu staf keuangan Raja Louis XIV. Lalu Fouquet membeli kastil ini.

Konon katanya, kastil ini lebih cantik daripada kastil Fontainebleau dan Vincennes. Ini membuat Raja iri sehingga membangun kastil tandingan Versailles. Ternyata Raja pun hanya manusia yang juga bisa iri terhadap sesama. 😀

Sebagian dari kastil ini kini dibeli dan dimiliki prbadi, namun sebagian lagi diambil alih pemerintah dan dibuka untuk publik. Sayang sekali, hari sudah jelang malam ketika kami tiba, namun tetap tidak bisa menyembunyikan kecantikan kastil ini.

vaux le vicompte 1
Jalan menuju kastil Vaux le Vicomte
Chateau Vaux le Vicomte
Kastil Vaux le Vicomte yang hanya bisa difoto dari jauh. Sayangnya sudah tutup ketika kami sampai di sini
Chateau Vaux le Vicomte
Kastil Vaux le Vicompte yang hanya bisa difoto dari jauh. Sayangnya sudah tutup ketika kami sampai di sini

Kekurangan kastil Emak

Kastil emak memang nyaris sempurna. Bangunan yang cantik di sebuah lokasi pinggiran Paris yang mudah dijangkau dengan lokasi nya yang asik. Banyak pilihan restoran dan juga terdapat situs pariwisata yang bisa dikunjungi. Selain itu, penyambutan yang amat ramah khas Indonesia bisa menjadi obat kangen tanah air. Tak lupa makanan Indonesia yang bisa dipesan khusus dari Emak.

Namun kastil emak juga tidak juga sempurna. Kalau yang lebih suka suasana perkotaan seperti di Paris dan belum pernah ke Paris sama sekali, untuk menuju kastil Emak dari airport Charles De Gaulles agak membingungkan, meskipun pasti akan ada arahan lengkap dan detil dari Emak dan Kakek Londo. Untuk mereka yang membawa mobil, asik aja menginap di sini.

Selain itu, di setiap kamar di kastil Emak tidak dilengkapi toilet. Toilet tersedia di luar kamar. Rencananya Emak akan membuat toilet untuk masing-masing kamar. Yipppiieee akan makin asik aja kalau toilet sudah ada di dalam. Sementara untuk apartemen tidak ada kekurangan apapun, semuanya sudah tersedia di dalam.

Jadi, untuk pembaca blog saya yang ingin ke Paris, sedang mencari penginapan dan tidak terlalu suka menginap di tengah kota, ke sini aja. Sekalian bisa berkenalan dengan Emak dan Kakek Londo, serta bisa tanya-tanya tentang tempat-tempat yang tidak boleh dilewatkan di Paris.

Baca juga : 10 hal di Paris yang tidak boleh dilewatkan

Pssttt, untuk yang memesan lewat saya atau via familygoers.com akan dapat diskon khusus loh. Kirimkan saja email ke saya atau ke contact@familygoers.com. Selamat berkenalan dengan Emak dan Kakek Londo !

Happy traveling ! 🙂

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s