Budget dan itinerary New Zealand untuk pemula (Part 2 – South Island)

Jika sudah menyimak tulisan saya sebelumnya yang membahas tentang budget dan itinerary New Zealand di North Island, sekarang mari kita lanjutkan itinerary di South Island. For those who haven’t read yet my previous article, please click the link below.

Baca : Budget dan itinerary New Zealand untuk pemula (Part 1 – North Island)

Day 6 – 8 : PICTON, MARLBOROUGH SOUNDS

Ferry ticket from Wellington Port : 3.104.214 IDR (429 NZD) for 4 people, sekitar 520.000 IDR/adult, 265.000 IDR/child dan 1.175.000/car. For reservation click Bluebridge or Interislander. I used Bluebridge service this time for no reason. Maybe will take another one next trip.

Bluebridge Ferry
Bluebridge Ferry from Wellington to Picton (sumber foto : http://www.bluebridge.co.nz)

This slideshow requires JavaScript.

Accomodation (Airbnb : The Cowshed) : 3.221.750 IDR (233 USD) for 2 nights (805.450 IDR/person)

The Cowshed
Airbnb in Picton (The Cowshed)

This accomodation is just too cute. It’s all about cows because the host is the 5th generation of farmers family who runs dairy farm business. Obviously the family loves the cows so much. They are everywhere even in the bathroom. We love it !

Picton is yet a lovely town. We stayed not far from the Bluebridge Ferry Port, only 5 minutes driving. Along the waterfront, we can see yachts, small boats and water taxis. Yup, there are water taxis to mobilize people to other small islands around Picton. If you stay more than two days, I suggest you to take water taxi or boat cruise and sail accross Marlborough Sounds.

Banyak dari daftar destinasi terlewati di Picton ini. Waktu memang amat sangat terbatas di sini karena kami harus mencuci semua pakaian kotor setelah seminggu tidak bertemu mesin cuci dan pengering. Mumpung di rumah yang kami sewa ada mesin cuci, jadi sekalian dipuasin nyuci supaya semua pakaian bisa dipakai lagi untuk destinasi selanjutnya. Akibatnya, waktu setengah hari lebih terpakai hanya untuk mencuci. Kami memang tidak pernah membawa pakaian banyak saat traveling. Baju-baju yang dipakai selalu berulang. Gaya traveling kami memang begini, santai tidak ambisius. :3

Things to see and do in Picton :

  • Waterfront Picton. Strolling the harbour is a lovely thing to do. Enjoy the beautiful view of Marlborough Sounds with its yacht, speed boat or sail boat while having lunch right in front of waterfront. Cantiiiik banget !
  • Wairau river atau whites bay. Tadinya kami ingin main berenang di pantai ini. Baju renang sudah siap namun suhu udara yang dingin disertai angin semriwing membuat niat kami tak segagah di awal.
  • Motuara island. Picton adalah tempatnya hewan-hewan langka yang hampir tidak pernah terlihat di tempat lain. Di sini lumba-lumba, orca, paus, anjing laut, blue penguin dan burung-burung langka dibiarkan hidup bebas berkeliaran di perairan selat cook. Motuara island sendiri merupakan sebuah pulau tak berpenghuni khusus untuk sanctuary burung-burung liar. Butuh waktu sekitar 30 menit perjalanan dari Picton Waterfront menuju Motuara Island dengan cruise ferry. Kami berharap bisa menemukan lumba-lumba yang berkeliaran sepanjang perjalanan tapi ternyata kami tidak beruntung hari itu. Untuk tour ke Motuara Island bisa reservasi di E-Ko tour. Tour fee : Wildlife island sanctuary and dolphine cruise, 3.450.000 IDR (352 NZD), 964.587 IDR/adult dan 535.881/child.
  • Lochmara Lodge. Ini adalah resort di sebuah pulau kecil, 20 menit dari waterfront Picton dengan water taxi. Kalau punya budget berlebih, sepertinya saya memilih menginap di sini. Sekali sampai ke sini, tinggal leyeh-leyeh tak perlu ke mana-mana lagi. Untuk liat resort nya bisa dicek di Lochmara Lodge. Jika tidak menginap, bisa juga day trip ke tempat ini.
  • Queen Charlotte Sounds. Naik ferry melintasi Queen Charlotte Sounds ini membuat kami merasa berada in the middle of nowhere. Pulau-pulau kecil yang kadang hanya didiami oleh satu rumah, hewan-hewan laut di sekitar dan kawanan burung-burung laut terbang dan berenang bebas menambah daya magis alam di tempat ini. Kami melintasi queen charlotte dalam perjalanan menuju Motuara Island dengan ferry cruise. Ini adalah destinasi wajib di Picton dan menjadi perjalanan favorit anak-anak, termasuk Zola.
  • Edwin Fox Maritime Museum. Bagi pecinta maritim, datang ke museum ini sepertinya menjadi keharusan. Edwin Fox merupskan salah satu kapal tertua di dunia yang dibuat di Calcutta tahun 1853. Kapal ini sudah melanglang buana dari India ke Australia, London juga ke China. Anda yang suka cerita sejarah dan petualangan laut pasti menikmati ada di sini. Katanya museum ini cukup interaktif jadi anak-anak tak akan bosan. Namun kami sendiri tidak sempat mengunjungi museum ini.

Day 8 – 9 : TEKAPO

Accomodation (Airbnb : Ideal Stop Off in Fairlie) : 1.495.538 IDR (108 USD) for 1 night, 373.885/person.

Stop in Fairlie
Stop in Fairlie

Our accomodation is a working farm. It was supposed to be nice looking around here. Since we arrived so late and left earlier, there were not many things to do at lodge.  Yet it was still fun meeting the cows and sheeps, taking some pictures of them. Look what Zola did to the cows. 😀

Tekapo ini sebenarnya hanya tempat transit dari Picton menuju Queenstown untuk menghindari menyetir selama 15 jam jika langsung menuju Queenstown. Lagipula ada beberapa hal yang bisa dilihat dan menjadi salah satu icon pariwisata di New Zealand. Banyak turis tidak melewatkan Tekapo ketika traveling ke New Zealand.

Things to see and do in Tekapo :

  • Lake Tekapo. Inilah salah satu icon nya New Zealand. Rasanya rugi kalau gak mampir ke Tekapo. Airnya akan memancarkan warna biru muda cantik jika matahari bersinar cerah. Karena indahnya, danau ini sering sekali dipakai untuk foto pre-wedding, seperti yang sempat kami lihat saat mampir kesini.

    Lake Tekapo
    The perfect blue of lake tekapo
  • Church of the Good Sepherd. Letaknya tak jauh dari Tekapo dan selalu dipenuhi bus-bus berisi turis mancanegara, well kebanyakan dari Cina dan Hongkong sih. Padahal saat itu bukan peak season, tapi tetap saja tempat parkir di sekitar Good Sepherd ini penuh. Good sepherd is good to see :D.

    Church of the Good Sepherd
    Church of the Good Sepherd
  • Aoraki/Mount Cook. Sebenarnya lokasi pegunungan ini bukan lagi di Tekapo, perlu waktu sekitar dua jam untuk mencapai tempat ini. Mount Cook juga merupakan icon pariwisata New Zealand di South Island. Turis datang ke sini untuk bersepeda, trailing hingga hiking ke puncak gunung. Ada beberapa pilihan track dari yang sangat mudah hingga sangat sulit. Tentu saja, kami memilih track yang paling mudah dan paling cepat. Mobil kami parkir di Hermitage Hotel. Pusat informasi juga ada di sekitar hotel. (bisa dilihat rute nya di google map atau waze).

Day 9 – 12 : Queenstown

Accomodation (Airbnb : Modern Townhouse) : 7.900.000 IDR (570 USD) for 3 nights, 1.975.000/person.

Setelah bermalam-malam menginap di pedesaan yang lebih banyak sapi dan domba daripada manusia, kami kembali ke peradaban kota di Queenstown. Queenstown adalah salah satu kota termahal di New Zealand, jadi tak heran jika rata-rata akomodasi per malam per orang mencapai dua juta rupiah bahkan lebih. Awalnya, dari Queenstown kami akan mengeksplor icon-icon tourism seperti Millford Sounds dan Fiordland. Namun karena waktu tempuh ke lokasi ini sekitar 3 jam sekali jalan, disertai dengan cuaca mendung dan suhu yang dingin, akhirnya kami urungkan niat, dan memilih berjalan-jalan ke Arrowtown dan sekitarnya.

Things to do and see in Queenstown :

  • Millfourd Sounds and Fiordland Sounds. These two tourism spots have magical view you never forget. Just google it ! 🙂 Unfortunately, due to bad weather, we cancelled visit these places.
  • Arrowtown. This is a picturesque town, especially when in autumn. It has a jaw-dropping view with its colorful leaves. We strolled around the forest and visited Arrowtown Chinese Settlement, the gold mining area set up by Chinese in 1800. No wonder if you find many chinese tourists here. Zola was very happy playing along the beautiful river with its stick.
    Arrowtown, Queenstown
    Mom and son in Arrowtown, Queenstown
    Arrowton, Queenstown
    Arrowtown, Queenstown
    Arrowtown, Queenstown
    Mom and son in Arrowtown, Queenstown

    Arrowtown, Queenstown
    Arrowtown, Queenstown
  • Queenstown Skyline Gondola. Kalau cuaca tidak buruk, kami berencana naik Gondola untuk melihat pemandangan Queenstown dari atas. Selain Gondola, pengunjung juga bisa mencoba paragliding dan makan di restoran di atas bukit dengan pemandangan kota Queenstown.
  • Shotover Jet Boat Ride. This is the coolest adventure activities you should try at least once in life time, and of course it’s pricey :D.
  • Glenorchy, movie shooting location from The Lord of he ring movie set. A must visit if you are The Lord of the ring movie lover. Unlike Hobbiton Movie Set in North Island, this place is less visited. Maybe because it’s not as instagrammable as the other one.
  • Fergburger. This is the most popular burger in town. They claim it as the best burger in the world. You always see the store with crowd of people waiting in queue around more than one hour only for eating this burger. That’s what make us too lazy to come to.

Day 12 – 14 : Bay of Islands 

Flight ticket Queenstown – Auckland : 4.342.238 IDR/4 people (429 NZD), 1.085.559 IDR/person.

Time to go back to Auckland and continue our trip to the up north island. Mana sajakah itu ? Banyak lokasi di up north ini yang bisa dikunjungi. New Zealand memang gak habis-habis. Mau bertahun-tahun di sini, pasti selalu ada tempat baru yang bisa dieksplor.

Rental car (JD Rental) : 1.192.915 IDR (352 NZD) for 3 days. 397.639 IDR/person. JD rental ini adalah penyewaan mobil khusus North Island. Plus nya adalah harga sewa lebih murah dibandingkan dengan rental mobil lain yang saya sebutkan di artikel sebelumnya. Mobil juga bisa diantarkan ke airport, jadi kami tidak perlu repot lagi mendatangi lokasi penyewaan. Minus nya adalah kami harus memberikan deposit dua kali lipat dari harga sewa yang dibayar. Deposit ini harus menggunakan kartu kredit dan baru akan dikembalikan minimal satu bulan sebelumnya. Lama yah. :(.

Accomodation (airbnb : Country cottage) : 2.880.221 IDR (295,16 NZD) for 8 people and 2 nights,  360.027 IDR/person. 

Airbnb (Waipapa)
Happy family in Waipapa (North Island)

We had planed to rent a camper van at first and finally ended up renting car from JD rental and staying at Waipapa Bay of Islands. It was fun though ! Anyway, the price of accommodation is much cheaper than the price in other areas. That’s the thing ! ;).

I didn’t make an itinerary at all, just went with the flow. Then we decided to visit Stone Store and Kemp House in Kerikeri, not far from Waipapa where we stayed. Stone store is the first store in New Zealand built by missionaries back then, while the Kemp house was used for missionaries mission.

Entry ticket fee Stone Store and Kemp House (guided tour) : 97.581 IDR / dewasa (10 NZD), free entrance for children.

Day 14 – 16 : Auckland before heading back to Jakarta

Hari-hari terakhir kami memutuskan untuk betul-betul santai dan leyeh-leyeh tanpa rencana. Kami kembali menginap di rumah keluarga mas Zemmy dan Mba Yanti sebelum terbang ke Jakarta pada 2 Mei pukul 7 pagi. Tidak banyak tempat yang dikunjungi di hari terakhir. Akhirnya kami memutuskan menghabiskan waktu di Motat (Museum of Transport and Technology) dan Auckland Zoo.  Seru juga kedua tempat ini. Recommended spot in Auckland to travel with kids.

Entry ticket fee Motat Museum : 185.406 IDR/adult (19 NZD) and 97.581 IDR/child (10 NZD)

 

Inilah akhir perjalanan kami di New Zealand, dari North Island menuju South Island lalu balik lagi ke North Island. Berapa biaya keseluruhan di part 2 ini ? Setelah dihitung, maka total biayanya adalah 6.765.134/dewasa dan 5.896.022/anak. 

Harga bensin di sini berkisar antara 1,9 – 2,1 NZD atau sekitar 20.000 IDR. Karena itulah, penting banget memilih mobil yang hemat bensin, seperti mobil-mobil produk Jepang. Saya tidak menghitung detil, namun berdasarkan perkiraan saya, selama dua minggu kami menghabiskan sekitar 5.000.000 – 10.000.000 IDR untuk bensin.

Silakan dijumlah sendiri ya, total biaya per orang yang dihabiskan untuk New Zealand trip selama 15 hari efektif dari North Island Ke South Island dan balik lagi ke North Island. Yuk ke New Zealand !

Baca juga cerita New Zealand lainnya :

Happy traveling ! 🙂

 

 

 

Advertisements

4 Comments Add yours

  1. tugu says:

    Disana relatif pakai bahasa inggris atau bahasa lokal ya?

    Like

    1. Sheika Rauf says:

      Bahasa inggris doong.

      Like

  2. LombokTour says:

    Pemandangannya tidak tergantikan. Selama ini lihat di film lord of the ring. Semoga bisa mampir ke sana… Terimakasih Infonya, sangat bermanfaat!

    Like

    1. Sheika Rauf says:

      Sama2. Terima kasih sudah membaca ya ☺️

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s