(Tips) Menyetir di New Zealand : mudah, menyenangkan dan menantang !

Perjalanan ke New Zealand kali ini membuat skill menyetir saya kembali diuji. Kali ini saya duet bersama pak suami bergantian menyetir menelusuri North Island ke South Island, dari Auckland ke Queenstown. Selama 16 hari trip di negara produsen susu dan daging sapi top di dunia ini, mobil adalah moda utama transportasi untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Tidak ada pilihan lain lagi, karena transportasi publik di New Zealand tidak umum, jarang dan mahal. Jadi ini adalah road trip panjang pertama kali nya untuk keluarga kami.

Persiapan menyetir kali ini tidak banyak karena kami sudah pengalaman menyetir di Eropa, ditambah lagi jam terbang menyetir kami di Jakarta sudah cukup lama. Kami cukup mempersiapkan International driving licence (SIM Internasional) dan kondisi fisik saja. Jika tidak memiliki SIM Internasional, sertakan terjemahan bahasa Inggris pada SIM lokal.

Baca juga :

Menyetir di New Zealand itu mudah dan menyenangkan, karena…

  • Left hand driving. Posisi menyetir di sebelah kiri jalan, sama dengan di Indonesia. Tidak perlu ada adjustment apapun untuk ini. Penyesuaian diperlukan hanya untuk mengenal kendaraan dan rambu di jalan saja.
  • Kondisi lalu lintas tertib dan cenderung sepi. Rambu-rambu di jalan yang terpasang benar-benar berfungsi sebagai petunjuk bukan sekedar hiasan apalagi lampu jalan. Konsensus ketertiban menyetir di jalan adalah setiap mobil harus mendahulukan mobil lain yang muncul dari sebelah kanan. Jadi, setiap kali ingin belok kanan atau masuk ke bundaran jalan, setiap pengemudi wajib memberikan jalan lebih dulu untuk pengemudi lain dari arah kanan. Kondisi jalan juga cenderung sepi kecuali di kota-kota besar, seperti Auckland, Wellington, dan Christchurch. Di sini, jalanan bisa macet saat jam masuk dan pulang kantor. Tapi tenang saja, kondisi nya masih bersahabat dan bisa ditolerir.
  • Jarang lampu merah. Ini juga bagian yang menyenangkan karena di New Zealand jarang sekali ada lampu merah kecuali area kota dan pemukiman penduduk. Justru yang paling sering adalah bundaran di perempatan. Fungsinya untuk memperlambat laju mobil dan mempersilakan mobil dari arah kanan lewat terlebih dahulu.
  • Nyaris tidak perlu bayar tol. Selama kami menyetir segitu jauhnya, lebih dari 1000 kilometer, kami hanya membayar tol satu kali sebesar 2 NZD atau sekitar 20.000 rupiah saja. Ada tiga jalan tol berbayar di New Zealand yang bisa dicek di sini. Pembayaran bisa dilakukan dengan kartu kredit via online. Tidak perlu saat itu juga, bisa ditunda hingga beberapi hati. Selebihnya, jalan-jalan mulus di New Zealand gratis tanpa perlu bayar tol.
  • Pemandangan bagus di sepanjang jalan. Saya gak pernah bosan menyetir di sana karena pemandangan keren terhampar sejauh mata memandang. Hindari menyetir di malam hari. Selain jalanan semakin sepi, tidak ada lampu jalan, kecuali spotlight pada marka jalan, tidak ada pemandangan yang bisa dilihat. Menyetir pun menjadi membosankan.
  • Banyak mobil Jepang dan korea dengan transmisi otomatis. Kalau menyewa mobil di Eropa, transmisi menentukan harga. Harga sewa mobil dengan transmisi otomatis jauh lebih mahal. Namun di New Zealand, transmisi manual dan otomatis tidak begitu mempengaruhi harga sewa. Beda harganya tidak begitu signifikan. Supaya lebih santai menyetir nya, sewa saja mobil dengan transmisi otomatis. Selain itu, jenis mobil Jepang dan Korea membuat harga sewa mobil juga tidak begitu mahal. Kita juga sudah familiar mengendari jenis mobil ini.
  • Rest area dengan toilet umum dan kafe mudah ditemui. Jika ingin mencari tempat beristirahat setelah menyetir panjang, rest area mudah ditemui. Biasanya rest area di State Highway tidak ada restoran atau cafe, hanya kursi saja dan toilet. Namun pemandangan di rest area cukup menyejukkan mata. Sementara restoran, kafe dan minimarket tersedia di kota-kota kecil. Sangat mudah ditemui.
  • Pom bensin gampang dicari. Pom bensin ada begitu memasuki pusat kota. Jalan-jalan di New Zealand ini terintegrasi antara state highway atau jalan-jalan yang menghubungkan daerah atau propinsi dengan dengan jalan-jalan pemukiman. Gak sulit mencari pom bensin jika sudah memasuki area pemukiman.
  • Aman. Saya hanya berani menyetir begitu jauh di negara maju, seperti New Zealand ini karena aman. Meskipun jalannya naik turun dan berbelok-belok, asalkan kita mengikuti rambu-rambu, jaga kecepatan dan tetap berkonsentrasi, menyetir di New Zealand sangat aman. Selama di sini, saya hampir tidak pernah menemui supir yang ugal-ugalan.

Menyetir di New Zealand itu menantang, karena…

  • Jalanan berkelok-kelok dan naik turun ketika memasuki wilayah pegunungan. Kalau tidak terbiasa menyetir di medan seperti ini, perlu berhati-hati. Tapi tenang saja, Alhamudulillah, saya yang tadinya belum pernah menyetir di medan seperti itu akhirnya jadi terbiasa. Namun tetaplah berhati-hati dan patuhi rambu-rambu yang ada.
  • Banyak angin dan licin jika turun hujan dan saljuDi spot tertentu kami merasakan mobil bergeser sendiri ke kanan atau ke kiri tertiup angin. Jika terjadi seperti ini, maka dibutuhkan kontrol yang baik dengan mengurangi kecepatan. Apalagi ketika hujan turun atau bersalju, jalan akan semakin licin. Biasanya ada rambu peringatan untuk spot seperti ini.
  • Rawan longsor untuk daerah pegunungan. Biasanya ada rambu-rambu yang mengingatkan agar pengemudi berhati-hati. Petugas juga sangat sigap jika terjadi longsor. Tak perlu khawatir berebihan.

Penting !

  • Tidak perlu terburu-buru dan selalu sediakan waktu cukup, tidak mepet, ke tempat tujuan. Jarak tempuh di New Zealand itu memang bisa diprediksi waktunya lewat waze, namun sering kali ada penutupan jalan karena longsor atau perbaikan jalan. Akhirnya kita harus memutar mencari jalan lain, dan situasi seperti ini bikin molor. Perbaikan jalan juga cukup sering, sehingga membuat mobil-mobil melambat.

 

Tips berkendara bersama anak :

  • Sediakan car seat atau booster di mobil. Ini penting. Namun sejujurnya kami mengabaikan ini karena Zola juga sudah mulai besar jadi saya pikir cukup memasangkan seat belt saja. Ternyata yang seperti ini tidak aman untuk anak. Seat belt didesain untuk ketinggian orang dewasa dan bukan anak-anak. Karena itu ini membuat anak tidak nyaman dan bisa cidera saat terjadi pengereman mendadak.
  • Bawa mainan, cemilan dan air minum. Mainan supaya tidak bosan dalam perjalanan jauh. Cemilan dan air minum untuk penyelamat kelaparan dan kehausan saja saat kami belum memasuki area kota untuk mampir ke kafe atau restoran.

Di mana menyewa mobil di New Zealand ?

Banyak sekali pilihan rental mobil di New Zealand. Dari rental mobil international chain yang sudah ternama, seperti Herts, Avis, Budget, Europcar, dan lain sebagainya, ada juga pilihan rental mobil lokal. Tiga perusahaan rental lokal yang memiliki review bagus dan mobilnya sering seliweran di jalan adalah Go Rental, Jucy, dan Apex.  Bisa juga mengecek rankers.co.nz untuk membandingkan harga sewa mobil. Kami sendiri menyewa mobil dari Jucy dan cukup puas dengan service nya.

Sebaiknya menyewa mobil via online terlebih dahulu untuk memastikan ketersediaan mobil. Jika sedang peak season, penyewaan butuh dilakukan sejak jauh hari, namun jika New Zealand sedang sepi, satu atau dua hari sebelumnya, Anda masih bisa mendapatkan mobil sesuai dengan spesifikasi keinginan.

Di mana menyewa camper van di New Zealand ?

Sayang kami batal menyewa camper van untuk berkeliling New Zealand. Namun seperti penyewaan mobil, menyewa camper van juga ada banyak pilihan. Anda bisa menyewa camper van dari JucyMaui, Travellers, Britz, atau Mighway yang menyewakan campervan langsung dari pemilik individu.

Asuransi mobil, perlu dibeli ?

Menurut saya sangat perlu apalagi jika Anda menyetir berhari-hari di New Zealand yang berarti menambah resiko kecelakaan. Namun jika sudah penuh percaya diri dan ada dana nya untuk mengganti akibat yang ditimbulkan jika terjadi kecelakaan, silakan tidak usah membahkan asuransi. Bagi kami, 16 hari berada di New Zealand, maka kami perlu menambahkan asuransi full. Asuransi ini dihitung per hari sekitar 20 NZD. Jangan lupa siapkan kartu kredit ya untuk membayar sewa mobil. 🙂

Nyetir di New Zealand
Jadi gimana, berani nyetir di New Zealand ? Berani dong… 🙂

Baca traveling stories lainnya di New Zealand :

Happy traveling ! 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s