Apply visa New Zealand : online, paperless dan satu visa untuk sekeluarga

Dibandingkan mengurus visa Schengen Eropa, mengurus visa New Zealand bisa dibilang lebih simple (baca : bukan mudah, tetap saja harus menyiapkan berbagai macam dokumen). Lebih simple karena semua formulir dan dokumen bisa submit via online saja dari rumah, tanpa harus ribet nge-print. Selain itu, satu keluarga bisa dimasukkan dalam satu aplikasi (tapi tetap ada dokumen masing-masing yang diminta) dan bayar dengan satu harga.

Hal yang pertama dan terutama sih pastinya dibaca dulu persyaratan dan langkah-langkahnya di VFS Global. Supaya memudahkan, akan saya tuliskan berdasarkan pegalaman saya. Visa ini untuk jenis visa turis keluarga yang berkunjung tidak lebih dari 3 bulan.

1. Create account at Real me. Pastikan yang membuat account adalah salah satu dari anggota keluarga yang akan berangkat. Kalau orang lain, pasti nanti akan ada pernyataan yang harus ditandatangi. Setelah itu lakukan verifikasi account yang akan dikirimkan link nya via email. User name dan password yang sudah dibuat diingat baik-baik ya.

Apply Visa New Zealand
Tampilan bikin account di Real Me

2. Fill in the document.

Jika sudah punya account, log in dan klik “create new visa visitor application”. Tampilan akan seperti di bawah ini. Satu aplikasi visa ini bisa digunakan untuk sekeluarga (ayah, ibu dan anak). Apabila ada keluarga lain atau orang lain yang ikut, seperti saya yang mengajak ayah saya, maka saya membuat aplikasi terpisah untuk ayah saya dengan meng-klik kembali “create new visa visitor application” dan melalui proses yang sama. Setelah semua aplikasi lengkap terisi, keduanya (aplikasi ayah dan keluarga saya) bisa dimasukkan dalam satu group dengan meng-klik “create new group application”, kemudian ikuti prosesnya. Syarat apikasi group ini adalah semua applicant harus berangkat dan pulang dalam waktu yang sama.

Aplikasi visa NZ online
Secuplik dari berlembar-lembar halaman pertanyaan yang harus diisi online

Tidak perlu download formulir aplikasi. Langsung diisi online. Setelah itu, Anda akan diminta meng-upload dokumen-dokumen sebagai bukti. Cukup di-scan atau di-screen capture, lalu upload. Ubah semua dokumen dalam bentuk PDF dengan ukuran maksimal 10 MB. Kalau file foto harus diubah ke JPG atau JPEG. Jika ada dokumen yang terdiri dari beberapa halaman, harus dijadikan 1 file. Semua dokumen penting yang masuk dalam persyaratan harus diterjemahkan dalam bahasa inggris oleh penerjemah bersertifikat.

Berikut ini dokumen-dokumen yang saya upload langsung di real me.

  • Photo masing-masing anggota keluarga : saya, suami dan Zola. Ada spesifikasi khusus untuk foto yang bisa dilihat di sini. Spesifikasi harus diikuti seperti contoh. Suami saya harus foto ulang karena spesifikasi nya tidak sesuai.
  • Declaration form. Tinggal download formulir ini, isi dan tanda tangan digital, tanpa harus di-print. Dokumen ini merupakan pernyataan setuju dari pasangan atau anak berusia di atas 18 tahun, bahwa Anda membuat aplikasi visa untuknya.
  • Evidence of funds. Dana yang tersedia di rekening setidaknya 1000 NZD sebulan. Saya cukup menggunakan screen capture dari mutasi rekening selama 3 bulan lewat E-banking, tidak perlu repot print dan foto kopi buku tabungan. Tabungan ini harus nama sendiri atau nama pasangan. Jika tidak, harus menyertakan surat sponsorship dari pihak lain. Setting-an internet banking nya jangan lupa diubah dalam bahasa inggris dulu.
  • Evidence of accomodation and transportation reservation. Semuanya cukup di-screen capture lalu saya jadikan 1 file sebelum di-upload. Saya reserve lewat booking.com supaya bisa di-cancel kalau ternyata batal. Untuk transportasi, saya sertakan juga bukti penyewaan mobil dan kapal ferry.
  • Passport. Halaman depan masing-masing passpor, di-scan dan upload.
  • Evidence of return flight ticket. Saya tinggal upload e-ticket Jakarta-Auckland PP.
  • Evidence of relationship between applicants. Bisa pakai KK dan sertakan terjemahan Inggris nya. Kedua nya di-upload terpisah, tidak dijadikan 1 file.
  • Evidence of employment and business being undertaken. Bukti bekerja atau memiliki penghasilan suami dan istri. Untuk pemilik perusahaan harus menyertakan SIUP/TDP atau sertifikat perusahaan. Kalau karyawan harus memiliki surat pernyataan bekerja dari kantor. Sementara bagi self-employed seperti saya harus melampirkan portfolio, website atau social media. Cukup di-screen capture saja dan dijadikan dalam 1 file. Jika tidak bekerja tidak perlu melampirkan apapun.

3. Pay your visa online. Pembayaran ini juga dilakukan online dengan menggunakan kartu kredit atau debit. Asyiknya biaya visa satu keluarga sama harganya dengan biaya visa per orang, sekitar 165 NZD. Ada tambahan biaya handling fee lagi nanti saat menyerahkan passpor di kantor VFS sekitar 186.500 IDR. Setelah visa dibayar, klik submit, lalu ‘Thank you page’ akan muncul. Lembar inilah yang perlu di-print dan dibawa saat mengantarkan passpor ke kantor VFS.

4. Done !

Voilà ! Aplikasi visa sudah selesai hanya dari tempat tidur saya :D. Notifikasi akan diberikan via email bahwa saya sudah melakukan aplikasi visa online. Kemudian tinggal tunggu email pemberitahuan selanjutnya, seperti email harus menyerahkan passpor asli ke kantor VFS di Kuningan City lantai dua, Jakarta, dan email tambahan dokumen lain yang dibutuhkan jika ada, sampai email hasil aplikasi visa apakah diterima atau ditolak. Ketika menyerahkan passpor asli, jangan lupa membawa bukti pembayaran visa (Thank you page) yang didapatkan setelah pembayaran visa.

Jangan harap dapat visa yang ditempel di passpor ya, karena visa berbentuk E-visa yang dikirimkan via email dan di-print sendiri untuk ditunjukkan ke petugas imigrasi di New Zealand. Proses visa memakan waktu 6 – 20 hari kerja. Kalau E-visa saya keluar setelah 8 hari kerja.

Begini bentuk E-Visa New Zealand :

Visa
E-visa, visa kekinian dari New Zealand

Aplikasi visa online untuk keluarga ini katanya baru dimulai bulan Maret 2018. Nantinya semua aplikasi visa ke New Zealand hanya dilakukan melalui online, tidak perlu datang kecuali untuk menyerahkan passpor asli ke kantor VFS. Simple kan ?

Baca juga :

Happy traveling ! 🙂

Advertisements

6 Comments Add yours

  1. Candra says:

    Betulkah apply visa online bisa dibayar dengan Debit?? Gak harus kartu kredit ? Tks

    Like

    1. Sheika Rauf says:

      Iya bisa pakai debit maupun kredit kok

      Like

  2. Rico says:

    Halo kak, untuk apply visa New Zealand apakah harus melampirkan KTP beserta terjemahan-nya? atau opsional? Terimakasih sebelumnya 🙂

    Like

    1. Sheika Rauf says:

      Tidak usah pakai KTP lagi

      Like

  3. madannang says:

    Apaah butuh dokumen kartu keluarga juga? Lalu untuk SIUP/TDP apakah perlu ditranslate juga ke bahasa Inggris?

    Thanks

    Danang

    Like

    1. Sheika Rauf says:

      Perlu kartu keluarga kalau pergi nya sekeluarga. SIUP/TDP perlu ditranslate

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s