2260 USD umroh backpacker bintang lima 15 hari di akhir Ramadhan – awal Syawal (part 2 – the end)

Kita lanjutkan merinci budget perjalanan umroh mandiri kami pada akhir Ramadhan sampai awal Syawal lalu. Bagi yang ingin menyimak bagian pertama atau setengah perjalanan awal kami dan juga persiapannya silahkan klik :

Baca juga :

Budget transport dan tour guide di Al Ula : 1.075.000 IDR / orang

Biaya mobilnya sendiri sebenarnya 4.300.000 IDR untuk sebuah mobil jeep GMC beserta dengan tour guide nya. Tour guide ini yang membawa kami mengelilingi kota Al Ula dan mengunjungi lokasi peninggalan bersejarah Madain Saleh. Dua malam kami habiskan di camp di tengah gurun, panas terik di siang hari. Suhunya bisa mencapai 46 derajat celcius. Tour dilakukan di hari kedua dan itupun dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama empat jam di pagi hari dan sesi kedua tiga jam di sore hari. Siang hari hari kami habiskan untuk mendinginkan diri di camp.

Tour guide kami sangat menguasai menguasai bidangnya. Keliling Madain Saleh dan Al Ula selama 4 jam pun tidak terasa. Cerita lebih lengkap tentang kota Al Ula dan Madain Saleh akan saya tuliskan terpisah. Berikut cuplikan foto-foto tour kami selama berada di kota Al Ula.

Madain Saleh
Madain Saleh, salah satu peradaban tertua di dunia yang dilindungi Unesco
Madain Saleh
Madain Saleh, salah satu peradaban tertua di dunia yang dilindungi Unesco
Madain Saleh
Naik-naik ke puncak gunung berbatu..tinggi..tingi sekali..
Kota Tua Al Ula
Memasuki Kota Tua Al Ula, ada sejak 1000 tahun sebelum masehi
Al Ula
You rock, Mr Elephant !, salah satu icon kota Al Ula

Setelah melewati dua malam kami kembali ke Mekah lagi. Ini sebenarnya berbelok dari rencana awal. Tadinya dari kota Al Ula, kami akan langsung berangkat ke Jeddah. Namun, karena tiket pesawat nya ternyata salah tanggal (another drama !), akhirnya kami ke Mekah dulu, sekalian niat umroh untuk almarhumah ibu.

Budget transportasi dari Al Ula ke Madinah airport : 625.000 IDR / orang

Budget pesawat dari Madinah airport ke Jeddah airport : 700.000 IDR / orang

Karena ada perubahan itinerary, maka menurut saya biaya ini kurang efektif. Seharusnya saya bisa memangkasnya lebih murah lagi. Tapi ya sudahlah. Tiket pesawat ke Jeddah sudah terlanjur di-book. Dari Al Ula, kami diantar ke airport Prince Mohammad bin Abdulaziz di Madinah, dan dari Madinah terbang ke Jeddah, lalu dari Jeddah menuju ke Mekah. Haha, agak complicated yaa 😀

Alhamdulillah, kembali nya ke Mekah justru memberikan kami kesempatan untuk bisa menginap persis di hotel depan Ka’bah dengan harga lebih murah daripada saat bulan Ramadhan yang lebih mahal berkali lipat. Rezeki lainnya lagi adalah saya berkesempatan mengumrohkan ibu saya, berdoa di Multazam dan mencium Hajar Aswad. Maka Nikmat Tuhanmu yang mana yang kau dustakan ? 🙂

Budget hotel di Fairmont Hotel Makkah Clock Royal Tower : 2.125.000 IDR / orang untuk 2 malam.

 

Makkah Clock Royal Tower
View dari lantai 9 Faimont Hotel, Makkah Clock Royal Tower

Mekah setelah Ramadhan jauh lebih sepi. Bisa dilihat dari foto Ka’bah beberapa hari setelah Idul Fitri. Foto ini diambil sekitar pukul 9 pagi. Jamaah yang melakukan tawaf terlihat lebih sedikit daripada di bulan Ramadhan yang membludak sampai ke lantai 2 dan 3 Masjidil Haram.

Dua malam lagi kami lewati di Mekah, sebelum kami pindah ke Jeddah sebagai destinasi terakhir sebelum kembali ke Jakarta.

Budget hotel Rafiat Al Khalijiah Suites Jeddah : 1.712.500 IDR / orang untuk 3 malam

Rafiat Alkhalijiah ini adalah apartemen di pinggiran kota Jeddah, dekat ke airport King Abdulaziz International Jeddah. Kami ke sini naik Uber dengan mobil camry putih. Wangi dan mewah :). Oiya, Uber di Saudi rata-rata menggunakan mobil mewah. Jadi sudah hal yang lumrah ketika kita pesan uber, kemudian yang datang chevrolet atau camry sekalipun.

Meskipun letaknya di pinggiran Jeddah, namun lokasi nya sangat menyenangkan. Pilihan restoran dengan berbagai makanan khas mancanegara ada di sini. Mau coba ayam Al Baik yang hits itu ? Tinggal jalan kaki saja. Rindu makanan indonesia ? Ada supermarket Indonesia yang menjual indomie, saos sambel, kerupuk, sambal, durian dan lain-lain.

Tips transportasi dalam kota :

  • Taksi dan uber, ke manapun Anda pergi :). Kalau naik taksi sebetulnya bisa lebih murah daripada uber, namun harus pintar menawar.

 

Sekarang mari kita hitung total budget untuk tiket pesawat, akomodasi, local guide dan transportasi pindah kota. Maka jumlah totalnya dalam riyal adalah 8.480 SAR / orang. Jika di-convert menjadi dollar, maka menjadi sekitar 2.261 USD / orang. Perhitungan ini dengan menggunakan nilai tukar 1 SAR = 0,27 USD. Untuk kurs rupiahnya hitung sendiri yaa. Saya menggunakan nilai tukar 1 USD = 13.300 IDR sesuai dengan kurs saat itu. 🙂

Budget ini menurut saya termasuk budget yang mahal, mengingat pada bulan Ramadhan, apalagi 10 hari terakhir Ramadhan adalah saat peak season, semua ongkos hotel dan mobil sungguh mahal. Terbayang kan, kalau berangkatnya saat low season, insya Allah bisa dapat sampai setengahnya dari harga ini untuk fasilitas hotel bintang lima. Gak percaya ? Buktikan saja sendiri ! 🙂

Mau merencanakan umroh mandiri seperti ini juga ? Bisa banget kok. Anda bisa menghubungi tim Travel Coach familygoers untuk dibantu mengurus visa umroh, membuat itinerary, merencanakan transportasi, menyusun anggaran beserta segala tips nya. Semua bisa disesuaikan dengan budget. Silakan klik travel coach Familygoers atau kirimkan email ke travelcoach@familygoers.com. Tim Familygoers siap membantu. 🙂

Happy plesiran ! 🙂

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s