7 aktivitas wisata anak di Bali Selatan (Seminyak, Kuta, Jimbaran, dan sekitarnya)

Bali Selatan, tempat wisata paling populer di Bali. Pilihan utama mayoritas wisatawan, baik asing maupun lokal di Bali, kalau gak ke Kuta, Seminyak, Sanur, Nusa Dua, paling jauh ke Ubud. Begitu pula dengan trip kami ke Bali kali ini. Buat saya, trip ini sudah yang ke sekian kalinya, begitu pula dengan suami. Tapi ini adalah trip kami pertama kali ke Bali bersama Zola. Jadi tempat pertama yang kami kunjungi, pilihannya yang tak lain dan tak bukan adalah Bali Selatan.

Tidak heran memang kalau Bali Selatan menjadi tempat paling populer, banyak sekali pilihan atraksi wisata di sini, begitu pula sederet hotel dari kelas melati hingga hotel mewah, dari warung pinggir jalan sampai restoran elit kelas michelin. Untuk transportasi pun sangat mudah. Kalau tidak menyewa mobil dengan supir, nyetir sendiri atau memakai jasa taksi online.

Ini adalah itinerary kami di Bali Selatan. Tidak semua tempat wisata bisa kami kunjungi. Lain kali berarti harus datang lagi ! 🙂

1. Main di pantai

Inilah pantai-pantai yang masuk dalam travel wishlist saya di Bali Selatan.

  • Pantai Dreamland (Pecatu, Kuta Selatan)

Ketika kami ke sini, pantai ini sangat ramai pengunjung dan banyak sampah. Sayang sekali, obyek wisata yang sangat indah dikotori oleh pengunjungnya sendiri :(, Cerita berulang yang sering kita dengar, kan ?! Jadilah di sini hanya mampir foto-foto saja, gak betah berlama-lama.

  • Pantai Padang – padang (Pecatu, Kuta Selatan)

1395978702466151227
Pantai padang-padang (sumber foto : http://www.kompasiana.com)
Pantai ini jadi populer karena dijadikan lokasi syuting film Eat, Pray and Love yang dibintangi oleh Julia Roberts. Lokasinya masih satu garis pantai dari pantai dreamland.

  • Pantai Jimbaran (Jimbaran)

Pantai ini adalah favorit saya. Romantis, tidak terlalu ramai dan banyak warung di pinggir pantai tanpa mengganggu pemandangan. Makanannya pun enak diriingi suasana pantai. Mau siang ataupun malam, nongkrong di sini tetap asik.

  • Pantai Pandawa (Kutuh, Badung)

Sebenarnya pantai ini unik dan sangat indah. Tebing-tebing tinggi yang membentengi pantai menjadi daya tarik sendiri. Untuk masuk ke sini dikenakan biaya sekitar Rp 10.000 / orang. Begitu masuk dari gerbang tiket menuju pantai, dari dalam mobil, kami langsung disuguhi pemandangan laut biru lepas.

Sayang kami kurang beruntung karena saat itu tanggal 1 januari, masih suasana tahun baru, pengunjung tumpah ruah ke sini mirip cendol. Bertepatan pula dengan festival musik membuat kami semakin malas berlama-lama.

  • Pantai petitenget (Seminyak)

Konon katanya dulu pantai ini angker, karena itu dibangunlah pura untuk mencegah makhluk ghaib mengganggu manusia yang lewat di sekitar situ. Sekarang pantai ini jauh dari kesan angker, malah membludak wisatawan yang datang ke tempat ini.

  • Pantai Double Six (Seminyak)

Pantai ini jadi happening sekali entah sejak kapan. Banyak teman-teman saya yang berfoto di sebuah beach club di sekitar kawasan pantai ini. Sebenarnya pantai ini dekat sekali dengan hotel tempat kami menginap, tapi memang tidak berjodoh, akhirnya kami malah sama sekali tidak main ke sini.

blogger-image-642505047
Pantai double six (sumber foto : http://www.christingc.com)
  • Pantai Nusa Dua (Nusa Dua)

Pantai ini termasuk salah satu yang terindah di Bali. Terletak di kawasan cukup elit di ujung Bali Selatan, pantai ini cenderung lebih sepi dibandingkan pantai-pantai yang ada di Bali Selatan.

Pantai Nusa Dua
Pantai Nusa Dua (sumber foto : http://www.balihellotravel.com)
  • Pantai Waterblow (Nusa Dua)

Anda sedang beruntung kalau datang ke sini bertepatan dengan air laut yang sedang pasang. Begitu ombak menyapa, hempasan buih gelombang setinggi 4 meter menyapu jembatan yang sengaja dibangun agar para pengunjung bisa ikut merasakan sensasi deburan ombak. Sayangnya ketika kami ke sini, hari sudah sore, air laut sudah surut dan ombaknya pun tidak terlalu besar. Menurut petugas penjaga pantai, sebaiknya datang ke sini di pagi hari saat ombak sedang tinggi-tingginya. Tapi tetap hati-hati, pegang anak erat-erat atau nonton saja dari kejauhan, jangan sampai ikut tersapu ombak.

2. Menonton tari kecak di Uluwatu

Ada dua tempat yang menggelar pertunjukkan tari kecak : di GWK (Garuda Wisnu Kencana) dan Uluwatu. Saya lebih memilih Uluwatu karena lokasinya sangat indah, di atas tebing pura uluwatu dengan pemandangan sunset dan laut. Sempurna !

Tiket masuk ke sini Rp 100.000/dewasa dan Rp 50.000/anak. Tidak perlu membeli lewat calo, langsung saja ke tempat loket tiket. Mudah kok ! Pertunjukkan dimulai sekitar pukul 6 sore, datanglah satu jam sebelumnya supaya bisa memilih spot tempat duduk yang bagus.

3. Basah-basahan di waterpark

Ini yang paling seru untuk anak-anak. Main air selain di pantai, bisa dilakukan di sini juga sambil berseluncur.

  • Waterbom (Kuta)

Katanya sih, ini adalah waterpark terbaik di Asia dan kedua di dunia. Saya juga belum pernah ke sana untuk memastikan, karena selain harga masuk juga lumayan mahal, kami tidak punya waktu cukup untuk dihabiskan bermain seharian di waterbom. Tapi hampir semua review sepakat mengatakan bahwa tempat ini sangat seru.

Klik di sini untuk info selengkapnya.

 

  • Surf & Turf (Nusa Dua)

Surf & Turf semacam beach club dan waterpark dengan restoran dan bar yang memiliki akses langsung ke pantai. Mengasyikan untuk anak yang lebih besar dan ingin belajar surfing tanpa harus ke laut.

Klik di sini untuk info selengkapnya.

 

4. Jadi bajak laut di Pirates Bay (Nusa Dua)

Mau berpura-pura jadi bajak laut lengkap dengan kostumnya dan merasakan bermain mencari harta karun ? Di sini tempatnya, tapi bersiap merogoh kocek lebih dalam karena untuk dapat ikut dalam permainan ini harus membayar sekitar Rp 300.000 per anak. Mahal yaa. Itu belum termasuk makan dan minum loh. Tapi itu pilihan. Tanpa ikut permainan itu pun sebenarnya sudah cukup mengasyikan, kok. Anak-anak bisa bebas berlarian, bergelantungan, bermain ayunan, naik ke atas kapal bajak laut, atau main pasir di pinggi pantai.

Klik di sini untuk info selengkapnya.

This slideshow requires JavaScript.

5. Mengenal berbagai hewan

  • Bali Safari & Marine Park (Gianyar)

Kalau pernah ke Taman Safari di Cisarua Bogor atau di Jawa Timur, tempat ini tentu sudah tidak asing lagi. Terletak di kabupaten Gianyar, agak ke atas dari Bali Selatan, Bali Safari & Marine Park memiliki fasilitas liburan keluarga yang lengkap dan berbeda dari yang lain. Kalau ingin mendapatkan suasana dan sensasi berbeda dari sekedar melihat hewan-hewan dari mobil, coba saja ikuti petualangan safari night yang dimulai pukul 7 malam. Sebaiknya reservasi beberapa hari sebelumnya kalau tidak mau kehabisan tiket seperti kami.

Klik di sini untuk info selengkapnya.

mara-0-37-691-463-1465800836
Bali Safari & Marine Park (sumber foto : http://www.balisafarimarinepark.com)
  • Bali Bird Park (Gianyar)

Pilihan lainnya untuk mengajak anak mengenal hewan lebih dekat yakni Bali Bird Park, taman burung terbesar dan terlengkap di dunia, baik burung-burung dari Indonesia maupun dari Afrika atau Amerika Selatan. Lokasinya sendiri masih di Gianyar, satu kabupaten dengan Bali Safari & Marine Park.

Klik di sini untuk info selengkapnya.

6. Adventure watersport di Benoa

Inilah salah satu pengalaman pertama watersport kami di Bali. Kami mencoba parasiling dan jet ski. Asyik banget sih. Tapi mahalnya itu loh dan kurang puas banget. Durasi satu permainan hanya berkisar 10 – 15 menit, itupun hanya putar-putar sekitar situ saja. Kalau hanya untuk sekali seumur hidup, boleh lah mencoba setidaknya satu dari berbagai pilihan watersport yang ada. Namun kalau untuk mencoba berkali-kali, pastikan kalau budget liburanmu tidak terbatas 😁.

Tips : di sini akan banyak operator penyedia watersport. Pintar-pintarlah memilih dan jangan lupa nawar !

7. Museum : Museum Bung Karno (Denpasar)

Soekarno memiliki ikatan khusus dengan Bali, karena ibunda, Ida Ayu Nyoman Rai adalah keturunan bangsawan Bali. Museum ini menyimpan banyak benda-benda yang pernah digunakan Bung karno. Dari sini anak-anak bisa mengenal sejarah tentang bapak pendiri bangsa.

Buat kami, kunjungan ke museum bersama Zola itu perlu. Kenapa ? Silakan dibaca di sini : Mengapa perlu mengajak anak ke museum ? 🙂

Sayangnya karena waktu memang tidak memungkinkan lagi, museum ini harus dilewati begitu saja. Tapi akan masuk menjadi top travel wish list kami pada bali trip berikutnya.

 

Silakan ditambahkan sendiri kalau ada aktivitas wisata anak yang menarik lainnya.

Happy plesiran ! 🙂

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s