Negara-negara Eropa ini mudah memberikan visa schengen

Sebagai pemegang passpor hijau, terima nasib saja bahwa memang tidak mudah (baca : ribet) mendapatkan visa plesiran ke luar negeri, terutama ke Amerika, Australia dan tentunya Eropa. Sudah persyaratannya amatlah banyak, harga visa juga mahal, eh belum tentu diterima. Banyak juga kasus visa ditolak. Kalau sudah begitu, uang tidak bisa kembali, akhirnya hanya bisa manyun karena tak jadi berangkat.

Nah, karena itulah pak suami iseng mengolah data yang bersumber dari Eurostat 2016 ย dan melihat sebenarnya negara-negara di Eropa mana sajakah yang paling mudah memberikan visa schengen untuk warga negara Indonesia. Mungkin bisa jadi strategi untuk kamu yang rajin plesiran dan pingin banget menginjakkan kaki di Eropa. ย Kalau visa Australia dan Amerika, ya sudahlah yah karena masuknya memang hanya dari satu pintu. Mari kita lihat dan bahas data-data berikut ini.

14925797_10153900199931044_1868848611027665059_n

Grafik ini menunjukkan negara-negara Eropa, yang tergabung dalam schengen countries, dan prosentasi pemberian single visa maupun multiple entry visa untuk masuk ke dalam negaranya. Jadi kalau hanya ingin berkunjung ke satu negara di Eropa, sebenarnya probabilitas ditolak visa nya cukup kecil, asalkan segala persyaratan terpenuhi. Dengan kata lain, negara-negara ini cukup mudah dimasuki.

Dari grafik bisa terbaca kalau kedutaan besar Slovakia tidak pernah menolak pengajuan visa masuk ke negaranya. Angka 100 % menujukkan Slovakia selalu meloloskan siapapun yang mengajukan visa. Berikutnya disusul Republik Ceko, Hongaria, Finlandia, Norwegia, Spanyol, Austria dan sebagainya. Di sini juga terlihat bahwa Belgia paling sulit memberikan visa, yakni sebanyak 25 % visa pernah ditolak. Tapi tak usah khawatir, angka itu masih cukup kecil.

14956396_10153900200591044_8389794918158295980_n

Grafik kedua adalah prosentase negara-negara Eropa pemberi visa schengen. Dari sini kita bisa melihat negara mana yang cukup mudah mengakomodir hasrat untuk plesiran keliling Eropa. Maka dari grafik di atas bisa disimpulkan negara paling mudah sampai paling sulit memberikan visa Schengen adalah :

  1. Paling mudah ย : Austria, Belanda, Italia dan Yunani
  2. Gampang-gampang susah : Denmark, Polandia
  3. Sulit : Finlandia, Portugal, Slovakia
  4. Sangat sulit : Jerman, Prancis, Norwegia, Hongaria, Swedia, Swiss, Ceko, Spanyol dan Belgia.

Austria, Belanda, Italia dan Yunani bisa dikatakan merupakan negara yang hampir tidak pernah menolak pengajuan visa schengen melalui negaranya. Sebaliknya, negara-negara seperti Jerman, Prancis, Norwegia, Hongaria, Swiss dan sebagainya sering menolak pengajuan visa, sudah begitu kalau disetujui pun, waktunya amat terbatas.

Nanti lain waktu saya akan tuliskan pengalaman saya mengajukan visa ke Eropa lewat tls, perwakilan pengurusan visa Kedubes prancis. Alhamdulillah diterima meskipun dengan persyaratan cukup berliku dan drama deg-degan. Kalau yang tak sabar menanti, browsing saja, banyak kok blogger yang pernah menuliskan pengalamannya mengajukan visa Schengen.

Happy plesiran ! ๐Ÿ™‚

Disclaimer : data ini pernah ditampilkan di laman facebook pak suami, kemudian diolah lagi dengan kalimat istri tercintanya di sini :D.

 

Advertisements

22 Comments Add yours

  1. Terima kasih. Bagus sekali infonya. Tapi ada sedikit koreksi: Czech Republic itu Republik Ceko, bukan Republik Chechnya (paragraf 4). Kalau Republik Chechnya bagian dari Federasi Rusia.

    Like

    1. Sheika Rauf says:

      Oh iyaaa. Saya keliru. Terima kasih yaa koreksinya ๐Ÿ™‚

      Like

  2. Thomas Liu says:

    Hai sheika..salam kenal yaaa…ada hal yg aku mau tanyakakan..aku bingung di grafik pertama kamu bilang slovakia 100% tdk pernah menolak visa schangen..tapi koq di grafik kedua slovakia masuk ketegori sulit dpt visa schangen…mohon pencerahan ya? Hehe..

    Like

    1. Sheika Rauf says:

      Halooo salam kenal :), begini penjelasannya. Untuk apply visa ke slovakia memang cukup sulit karena banyaknya persyaratan administrasi. Namun dari semua pengajuan visa ke slovakia, sampai saat grafik dibuat, belum ada yang pernah ditolak oleh kedutaan besar slovakia.

      Like

      1. Thomas Liu says:

        Owww…lbh baik byk administrasi tapi ujung2nya di approved daripads sebaliknya…hahaha

        Like

      2. Sheika Rauf says:

        Iyaa beda halnya kalau apply visa Amerika kan. Ribet banget syaratnya ini itu, eh belum tentu juga diterima, malah banyak yang failed ๐Ÿ™‚

        Like

  3. Mbak kasih info donk saya mau buat visa serbia susah gak ya untuk mendapatkan nya? . Dan paspor saya cuma stempel malaysia 3 kali, mohon pencerahan ya mbak saya tunggu bahasa nya ya mbak… Terima kasih

    Like

    1. Sheika Rauf says:

      Halo mas. kalau ditanya susah atau gak, jawabannya ribet. Pasti banyak dokumen yang diminta ini itu nya. Good luck yaa

      Like

  4. abahadil says:

    wah langsung pengen buat visa australia

    Like

  5. Tempat Sampah Palsu says:

    Hi mbak,

    Minggu depan saya mau apply visa Slovakia. Semua dokumen lengkap plus sponsor (semoga ga ada yg kurang). Ada pengalaman kah? Boleh di-share?
    Thanks.

    Like

    1. Sheika Rauf says:

      Haloo, saya gak pernah ke slovakia, slovenia pernah. Seharusnya kalau dokumennya sudah lengkap sih gak masalah yaa. Good luck yah ! Semoga lancar semuanya. Happy plesiran ! โ˜บ๏ธ

      Like

  6. Fourina says:

    Mba, salam kenal ya, saya mau nanya , kalo negara yang pertama kali saya kunjungi itu Austria, tapi lama nya di Spanyol, apa lebih baik saya apply via Austria karena lebih mudah? Kira-kira bakal dipermasalahkan gak ya di Spanyol nanti? Terimakasih

    Like

    1. Sheika Rauf says:

      Salam kenal. Keluarnya nanti dari negara mana

      Like

      1. Fourina Permatadewi says:

        Dari Spanyol, mba

        Like

  7. Sheika Rauf says:

    Seharusnya gak ada masalah sih. Antara negara pertama atau yang paling lama dikunjungi, apalagi kalau keluarnya bukan di spanyol. Gak masalah sih. Oh iya terima kasib sudah membaca ya

    Like

  8. Tifani says:

    Halo mbak. Kemudahan pengajuan visa apakah juga ditentukan oleh agen yang mengurus? misalnya kalau italy kan kita harus melalui VFS global, dan kalau polandia pengurusannya melalui kedutaan nya langsung. Apakah itu juga pengaruh ya.

    Like

    1. Sheika Rauf says:

      Semua visa ujungnya ke kedutaan masing2 negara. VFS global itu hanya supaya membantu kedutaan dalam proses pengumpulan dokumen dan wawancara saja. Jadi gak ada pengaruh

      Like

  9. bundadodol says:

    terimakasih informasinya. sungguh membantu

    Like

    1. Sheika Rauf says:

      Sama2. Terima kasih sudah membaca yaa โ˜บ๏ธ๐Ÿ™

      Like

  10. Kartika DS says:

    Hai mba,
    Saya ada rencana berkunjung ke Belanda. Anggap saja semua data2 saya lengkap. Mau tanya:

    1. Kira2 mana ya yg lebih mudah ya visa sponsor atau turis?
    2. Kalau belum pernah keluar negeri (belum ada cap2 dari negara lain) berpengaruh gak ya?
    3. untuk data2 seperti KTP, KK, Akta lahir apa harus di translate yg tersumpah?

    maaf tanyanya banyak.
    Makasih.

    Like

    1. Sheika Rauf says:

      Halo, coba saya jawab satu per satu ya :
      1. Saya baru tau ada visa sponsor, adanya bukannya visa turis
      2. Tetep bisa kok
      3. Iya ini harus diterjemahkan di penterjemah resmi

      Like

  11. dani multafia says:

    ada pengalaman berapa lama visa austria issued dari mulai appointment? saya kebetulan punya waktu mepet harus menginjakkan kaki di europe. mohon petunjuk ya

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s